Catatan :
Dalam perusahaan ada dua akuntansi :
1. Akuntansi keuangan ( eksternal )
2. Akuntansi manajemen ( Akuntansi Biaya ) , sifatnya rahasia .
· Akuntansi keuangan : petunjuknya baku
Akuntansi Biaya ; di perlukan manajemen dalam kegiatan produksi yang tujuannya menentukan harga pokok suatu produksi dan dalam usaha mengendalikan biaya .
Standar Akuntansi Keuangan :
1. Laporan Neraca
2. Laporan Rugi Laba
3. Perubahan Equitas
Aditing
Akuntansi biaya
Akuntansi manajemen
Akuntansi pajak = surat pemebritahuan pajak
Akuntansi intrusial
Akuntansi non frofit – masjid , lembaga pendidikan
Akuntansi social
KONSEP SISTEM INFORMASI PENGGOLONGAN BIAYA DAN PELAPORAN HASIL OPERASI
A. KONSEP BIAYA DAN BEBAN
- BIAYA = MASUK KE NERACA
- BEBAN = MASUK KE …………..
B. SISTEM INFORMASI AKUNTASI BIAYA
C. PENGGOLONGAN BIAYA
*) BIAYA PRODUKSI :
- - BIAYA BAHAN MASUK
- BIAYA TENAGA LANGSUNG
- BIAYA PRODUKSI
PENGGOLONGAN BIAYA :
1. BIAYA PARIABEL = Total berubah Volume kegiatan tetap
2. Biaya semi pariabel
Modal = - Saham - Laba yang di tahan - laba tahun berjalan.
Arus biaya =====)
Bahan BDP BJ
BL BL BDP Proses BJ
BTL UL
BOP
Upah
UL
HPP
BJ
BOP
BTL
UTL
Harga Pokok Pesanan :
Ekuvalen Produksi = PS + (% BDP x BDP )
Daftar Produksi biaya untuk kedua Departemen dalam bulan Nopember sbb :
TAHAPAN AKUNTANSI BIAYA :
1. MENCATAT KLASIFIKASI BIAYA
2. MENGALOKASIKAN BIAYA
3. MEMPERTEMUKAN BIAYA DENGAN PENDAPATAN.
Karakteristik Produk yang hilang di awal proses:
1. Produksi hilang di awal proses di anggap tidak menikmati biaya pada Dep / Tahap produk itu hilang
2. Dalam menghitung ekuvalen produk yang hilang di awal proses tidak di masukan dalam perhitungan EP.
3. Produk yang hilang di awal proses tidak dibebani harga pokok.
4. Produk yang hilang yang terjadi yang terjadi pada dept berikutnya mengakibatkan harus dilakukan penyesuaian Harga Pokok satuan yang diterima dari Dept sebelumnya. Oleh karena unit /jumlah berkurang dari total biaya maka harga Pokok Satuan dari Dept sebelumnya menjadi lebih besar.
Karakteristik produk yang hilang di akhir Proses :
1. Produk hilang di akhir proses dianggap Telah membenani biaya
2. Produk hilang di akhir proses ke dalam perhitungan Ekupalen Produksi Karena Prod hilang di akhir proses dianggap Telah menikmati biaya.
3. Prod hilang di akhir proses , diperhitungkan Harga Pokok nya. Harga Pokok produk hilang tsb
Dibebankan pada prod selesai yang akan di transf er ke dept berikutnya.
4. Dengan pembebanan HP Prod yang hilang di akhir proses kepada harga pokok selesai mengakibatkan jumlah Total harga produksi selesai menjadi lebih besar oleh karena unitnya tidak berupa sebesar produk selesai maka Harga Pokok satuan yang di pindahkan /transfer.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar