Sabtu, 31 Maret 2012



Rizqi Firdausi, 2010, Analisis Perbedaan Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Akuisisi pada Perusahaan yang Terdaftar di BEI (Studi Pada Perusahaan yang Terdaftar di BEI), Dr. Siti Ragil, M.si, Drs Achmad Husaini, MAB, 118 hal + vi.

Dalam kondisi persaingan yang ketat, perusahaan dituntut selalu mengembangkan strateginya agar perusahaan dapat bertahan atau bahkan lebih berkembang. Ekspansi adalah salah satu strategi yang dapat ditempuh perusahaan untuk mengembangkan aktivitas bisnisnya. Ekspansi perusahaan dapat dilakukan baik dalam bentuk ekspansi internal maupun ekspansi eksternal. Ekspansi eksternal dapat dilakukan melalui penggabungan usaha. Penggabungan usaha pada umumnya dilakukan dalam bentuk merger dan akuisisi. Akuisisi merupakan penggabungan usaha dimana satu perusahaan, yaitu pengakuisisi memperoleh kendali atas aktiva netto dan operasi perusahaan yang diakuisisi.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan pada perusahaan yang terdaftar di BEI dengan judul “ analisis perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah akuisisi pada perusahaan yang terdaftar di BEI”.
            Tujuan penelitian ini yaitu (1) Untuk mengetahui kondisi keuangan sebelum akuisisi pada perusahaan yang terdaftar di BEI, (2) Untuk mengetahui kondisi keuangan sesudah akuisisi pada perusahaan yang terdaftar di BEI, (3) Untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kinerja keuangan sebelum dan sesudah akuisisi pada perusahaan yang terdaftar di BEI.
Penelitian ini menggunakan analisis rasio. Dimana rasio keuangan terdiri dari: current ratio, return on investment, debt to equity ratio, earning per share, price earning ratio dan return on equity. Sedangkan teknik analisis data mengunakan uji normalitas terlebih dahulu. Lalu dilanjutkan uji t (Paired Two Sample For Means) untuk data yang berdistribusi normal dan uji peringkat tanda (Wilcoxon’s Signed Rank Test) untuk data yang tidak berdistribusi normal. Populasi yang digunakan yakni pada perusahaan yang terdaftar di BEI yang melakukan akuisisi pada tahun 2001-2008. Sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling, pemilihan sampel dengan memilih perusahaan-perusahaan yang terdaftar di BEI yang melakukan akuisisi tahun 2004-2005 yang datanya dapat diperoleh
            Dari hasil penelitian terbukti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kinerja keuangan yang diukur oleh price earning ratio untuk 1 tahun sebelum dan sesudah akuisisi dan untuk rasio yang lain tidak terdapat perbedaan yang signifikan, sehingga nilai tambah perusahaan yang diinginkan belum tercapai.            Dari hasil penelitian dapat disarankan bagi perusahaan yang melakukan akuisisi untuk dapat meningkatkan kinerjanya terutama dalam penggelolaan sumber-sumber dana secara efektif dan efisien sehingga menarik minat investasi untuk menanamkan modalnya. Dalam melakukan investasi, investor sebaiknya memperhatikan faktor-faktor internal seperti kinerja manajemen perusahaan dan faktor-faktor eksternal perusahaan yang mungkin akan dapat berpengaruh terhadap pembentukan harga saham.